Sabtu, 04 April 2009

rumah antik di Sayidan


Ketika aku berjalan di jalan Sultan Agung Yogyakarta aku terkejut oleh sebuah bangunan tinggi yang bentuknya seperti kastil. PErtama tak kira bangunan ini adlah gereja tapi ternyata bangunan ini adlah rumah tinggal. Rumah tinggal ini terletak di kawasan Sayidan. Jalan untuk menuju bangunan ini sangatlah kecil, untuk sepeda motor berpapasan saja mungkin sedikit susah. Setelah mendapat informasi sedikit dari tetangga yang ada di dekat bangunan ini ternyata bangunan tersebut sudah tidak di huni selama enam tahun dan sampai Semarang diperkirakan bangunan tersebut kosong. Bangunan ini tampak megah sekali dan terlihat begitu menonjol dibanding bangunan-bangunan yang ada di sekitarnya. Hanya sayangnya akses untuk masuk bangunan ini sepertinya hanya satu pintu saja. Sempat terheran-heran juga, kenapa bangunan semegah ini hanya memiliki satu pintu??? Mungkin sepertinya dahulu bangunan ini memiliki pintu utama, Namun karena sudah lama tidak dihuni jadi bangunan tersebut tertutup aksesnya oleh bangunan-bangunan di sekelilingnya. Begitu banyak ornamen yang ada di bangunan tersebut dan tampak begitu rumit. Bukaan pada bangunan ini cukup banyak, sehingga memungkinkan cahaya matahari banyak yang masuk. Sepertinya bangunan ini memiliki konsep seperti bangunan gereja. Atapnya runcing-runcing yang sering disebut busur meruncing dan terdapat patung yang tidak jelas itu patung apa…(ngeri patungnya,,,) NAmun sayangnya bangunan ini terkesan terletak tidak pada tempatnya. Bisa dibayangkan kalau bangunan –bangunan di sekitarnya saja memeiliki kaidah-kaidah bangunan pribadi yang stándar, tetapi bangunan ini malah menjulang tinggi dan memperlihatkan keangkuhan pemiliknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar